“Solo Grand Mall” Symbol Kaum Hedonis Kota Solo

Mau jalan-jalan??? Ke SGM yuuuukkkk…..
Orang Solo, siapa yang tak kenal SGM atau Solo grand mall? Tentu saja sangat tidak asing lagi ditelinga orang Solo dan sekitar. Grand mall adalah salah satu icon kota Solo. Mall atau tempat perbelanjaan ini adalah salah satu mall yang terbesar dan teramai dikunjungi oleh banyak warga baik dari kota Solo maupun pendatang yang hanya ingin melihat-lihat isi dari SGM. Banyak yang ditawarkan mulai dari busana, elektronik, games, makanan dan lain-lain selayaknya mall yang ada dikota besar di Indonesia.
Kalau anak muda ngomong tentang tongkrongan di Solo ya pasti Grand Mall. Kalau ngomong tentang tempat ngedate… juga Grand Mall. Seakan SGM sudah menjadi pusat perkumpulan anak muda. Pada kenyataannya memang tidak hanya anak muda saja yang ada disana. Namun mayoritas pengunjung adalah anak muda yang dikata “ANAK GAUL” men…. (kalau aku sihh… hm… maklum sudah tua…)
Ada orang yang mempunyai kecenderungn akan ketidaksukaan keramaian. Namun sebaliknya ada juga yang sangat mendambakan keramaian untuk sekedar refreshing. Kalau aku cenderung orang yang tidak suka keramaian ( pingin sepi Pergi aja ke hutan). Soalnya, banyaknya orang yang lalu-lalang tidak punya tujuan yang jelas di tempat tersebut hanya menambah kesemrawutan pikiran. Kata “NONGKRONG” adalah kunci dari ketidak jelasan itu. (Mau kemana neng? Ke SGM mak… Ngapain??? Nongkrong dong mak….) apa sebenarnya efek dari nongkrong dikeramaian orang. Yang aku tau, orang cina mempunyai yoga. Yoga bisa bermanfaat menenangkan perasaan & pikiran. Dan biasanya yoga dilakukan ditempat yang tenang dan outdoor sehingga kita bisa berkonsentrasi untuk proses penenangan pikiran. Namun hal ini berbeda dengan pemikiran anak muda. Anak muda “GAUL” belum dikatakan “GAUL” apabila ga sering nongkrong dimall. Bahkan ada yang menjadikan mall sebagai second home (rumah kedua). Karena dalam hal ini orang cenderung ketagihan untuk selalu datang ketempat itu. Banyak hal yang didapatkan… gebetan, kenalan,pac…. (hallllllaaaah…. Omong kosong)
Grand Mall mendatangkan rejeki banyak orang. Dari segi ekonomi jelas adanya mall dapat menyerap tenaga kerja didaerah Solo. Ini dapat menjadi sumber tambahan untuk APBD kota Surakarta. Investasi bagi orang berduit bisa dilakukan disini.
Meskipun Solo punya Pasar Klewer ternyata pusat mode digrand mall. Dari mode jadul sampai mode yang up-to-date semua deh ada disana. Rambut Ala andika (kangen band), kuburan band, ada band, ST 12 dapat dijumpai. Itu buat cowok. Nah…. Buat cewek, lebih rumit lagi. Ada yang celana pensil, kaos, dan rambut poni nyamping atau pake jilbab. Yang lain celana sampai paha thok (Astagfirullah….), kaos, tas (bisa tas punggung ato tas tali 1). Pokoknya banyak lagi… cewek emang rumit. Nah… beberapa tahun lalu ada mode pakaian yang bikin ku tercengang. Ada bapak-bapak yang pake baju koko dan sarung masuk SGM (wow… mau pengajian ape nongkrong pak???). aneh juga kalau dilihat jika perbandingannya adalah orang yang memakai busana cuek tapi beda dengan bapak ini. Subhanallah…
Sisi negative lain yang ditimbulkan SGM adalah kecenderungan perlajar untuk membolos pada jam sekolah untuk nongkrong (nah… balik lagi ke NONGKRONG). Nongkrong emang asik. Karena tidak banyak perasaan dan pikran yang digunakan. Apalagi sambil godain mbak-mbak ato mas-mas yang lewat (suit…suuiiiit…). Na’udzubillah… Konklusinya… SGM selain tempat perbelanjaan juga salah satu pusat anak muda kota Solo. Seperti judul diatas “Solo Grand Mall Symbol Kaum Hedonis Kota Solo” , hedonis berarti anggapan hidup untuk bersenang-senang. Banyak keasikan yang ada didalam SGM apabila kita dapat menikmatinya. Tulisan ini adalah menceritakan anak muda yang menggunakan SGM sebagai mode centre, NONGKRONG centre, date centre,etc. namun tidak menampikkan didalamnya terdapat anak muda yang tidak seperti yang dilontarkan diatas. Permasalahannya secara mayoritas anaak muda menganut paham Hedonisme. Happiness is everything…

2 thoughts on ““Solo Grand Mall” Symbol Kaum Hedonis Kota Solo”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s