Cara Meningkatkan Motivasi Kuliah (Part 1)

Tidak jarang motivasi kuliah seorang mahasiswa didalam perkuliahan mengalami pasang surut. Hal itu disebabkan banyak hal, mulai hal kecil sampai masalah yang cukup membuat kepala terasa mau pecah. Salah satu hal yang mengganggu kuliah diantaranya adalah: pacaran atau dalam sesi PDKT terhadap lawan jenis. Hm… fakta telah menyatakan bahwa mikirin hal2 yang berhubungan dengan lawan jenis akan membebani pikiran dan juga menyita banyak waktu, bahkan menjadi suatu pemborosan dalam segi materi. Hidup serasa milik berdua tiada yang dapat mencegah apa yang diperbuat sepasang budak cinta itu. Bahkan yang agak miris nasehat dari orang tua pun terkadang dilanggar demi mementingkan si doi, apalagi kuliah jelas ga ngefek. Oke, banyak yang bilang jika kita punya pacar kita mempunyai motivasi untuk belajar. Ahh… itu Cuma alasan yang tidak masuk akal. Memang disisi lain itu terbukti namun tidak clear murni motivasi dari sang pacar, ada motivasi eksternal lain yang ditangkap sehingga dia sukses

Kasus lain yang mengganggu kuliah adalah banyak kegiatan diluar kuliah. Seorang mahasiswa memang dituntut mandiri dalam hal mencari informasi atau edukasi. Kegiatan itu tentu tidak hanya dilakukan didalam perkuliahan saja. Banyak kegiatan yang mendukung terbentuknya individu seorang mahasiswa yang kuat. Nah… permasalahannya adalah kebanyakan dari mereka (aktivis) tidak bisa mengatur waktu dengan baik maka dari itu mereka memberatkan sebelah antara kuliah atau kegiatan eksternal. Sehingga jelas disisi satu mereka aktif menjadi seorang aktifis mahasiswa dan disisi lain mereka menomor duakan kuliah.

Sebenarnya banyak kasus lagi mengapa seorang mahasiswa terkadang motivasinya full tank tapi tidak jarang motivasi terjun drastis bahkan hampir putus asa. Nah…dibawah ini ada beberapa tips yang dirasa dapat meningkatkan motivasi belajar selama menjadi mahasiswa.

1. Inget Amanah Dari Orang Tua
Sebaiknya yang pertama dilakukan adalah inget orang tua. Amanah dari orang tua adalah yang pertama yaitu “kuliah”. Bukan pacaran, bukan oranisasi, bukan asisten, dan bukan kerja, dan bukan yang lain. Kalau kita bisa merasakan bagaimana orang tua mencari biaya kuliah pasti hati anak manusia mana yang tidak tersentuh. Banyak hal yang tidak diketahui anak-anak mahasiswa tentang finansial yang diterimanya dari orang tua.Tidak sedikit pengorbanan yang diberikan orang tua agar anaknya bisa kuliah. Bahkan ada orang tua yang harus menjual atau menggadaikan beberapa hartanya untuk membayar biaya kuliah. Rumah digadaikan hanya untuk membayar uang masuk fakultas kedokteran yang jumlahnya puluhan bahkan ratusan juta rupiah. Sawah dijuah untuk bayar SPP persemester difakultas teknik. Bapak rela Motor masuk dieler agar anaknya tetap melanjutkan kuliah. Perhiasan ibu dijual untuk bayar praktikum, utang sana-sini dan lain sebagainya. Ini adalah potret nyata orang tua yang melakukan apapun agar anaknya kuliah yang diharapkan menjadi anak yang “bisa” membahagiakan orang tua (bukan hanya segi materi). Namun yang diketahui anak terkadang hanya “minta, ada, keluarkan” tanpa berfikir lebih dari nama sebenarnya uang yang saya pegang ini. Ironis memang apabila mendengar seorang anak yang menggertak orang tua hanya karena “uang”. “uang bukan segalanya tapi segalanya membutuhkan uang” itu adalah pendapat orang kapitalis, Orang yang mementingkan materialis dan mengesampingkan lain-lain, hanya uang yang dipikiran dia. Banyak mahasiswa setelah dikasih uang oleh orang tuanya lalu ia hanya menghambur-hamburkan, untuk main kemana-mana, nongkrong di mall, pacaran, membeli minuman keras, bahkan untuk membeli narkoba. Naudzubillah. Hey para mahasiswa dan mahasiswi yang memuliakan materi sebagai gaya hidupnya, mbok ya sadar, inget tu susahnya orang tua yang cari nafkah sampai membanting tulang punggung, tulang betis, tulang tengkorak, pokoknya semua tulang dibanting, eh, ternyata anaknya Cuma memakai uang berboros-boros ria. Dimana perasaan kalian? Didalam goa, dikamar mandi, dipantat, dihidung atau dimana?

Jadi, inget orang tua bila merasa stres karena kuliah. Kalau perlu pajang poto orang tua dikamar supaya selalu inget apa yang seharusnya dilakukan anak setelah apa yang dilakukan orang tua untuk anaknya. Orang tua tidak mengharapkan apapun dari anaknya selain kebahagiaan untuk semua. Kebahagiaan tidak selalu dinilai dari materi. Namun dari perasaan yang menyatakan “cukup”.

2. Perbanyak Ibadah
Perbanyak ibadah agar selalu dekat dengan Allah SWT. Percayalah hanya Dia maha pemberi petunjuk bagi makhluk-Nya yang sedang dilanda masalah. Allah tidak akan memberi cobaan diluar kemampuan makhluknya. Memperbanyak ibadah ini bisa dilakukan dengan cara perbanyak dzikir, sholat sunah, baca al-Quran.

Membaca Al-Quran dapat mempengarui emosi seseorang yang membacanya, apalagi orang tersebut membaca sampai menangis. Ada sebuah energi ghaib bagi seorang pembaca Al-Quran. Tentu saja energi itu dari Allah SWT. Banyak sumber menyebutkan bahwa orang yang sering membaca Al-Quran meskipun dia tidak tau artinya akan tenang didalam dirinya jika menghadapi suatu masalah dan cenderung dapat mengatur emosi. Didalam Al-Quran banyak terdapat kata-kata mutiara yang dapat meningkatkan motivasi seseorang. Sebagai contoh: “Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada mereka sendiri”(Ar-Ra’d:!!),”sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum kafir”(Yusuf:87), dan masih banyak lagi ayat-ayat Al-Quran yang dapat menggugah semangat seseorang.

Sholat sunah juga dapat digunakan sebagai media mendekatkan diri kepada Sang Khaliq. Apabila sedang mengalami suatu maslah maka curahkan segala isi hatii kepada Allah semata. Hanya Dialah yang bisa menolong. Salah satunya adalah shalat Istiqoroh yang bertujuan untuk meminta petunjuk kepada Allah tentang kebimbangan hati untuk memilih suatu hal.

Perbanyak dzikir. Dzikir adalah mengingat Allah. Maka semakin banyak kita berdzikir maka semakin banyak pula intensitas kita untuk mengembalikan segala urusan duniawi kepada Allah. Hidup ini tidak kekal. Hidup didunia adalah sebuah sarana yang diberikan Allah untuk umat-Nya agar umat tersebut menyembah hanya kepada Allah semata. Dan kehidupan yang kekal adalah kehidupan ketika di Akherat. Maka dari itu manusia didunia harus berlomba-lomba dalam hal kebajikan agar mendapatkan kehidupan akherat yang sangat diidam-idamkan setiap insan manusia yaitu kehidupan disurga. Barang siapa akherat menjadi obsesinya, maka Allah menjadikan lancar segala urusannya, kaya hatinya, dan dunia datang kepadanya dalam keadaan tunduk. Barang siapa dunia menjadi obsesinya, maka Allah menjadikan kacau segala urusannya, selalu miskin, dan dunia datang kepadanya sebatas apa yang ditakdirkan kepadanya.(Al-Hadist dari Ibnu Majah)

3. Cari Saingan
Mencari saingan ini berarti mengadu kemampuan kita dengan kemampuan seseorang agar kita mempunyai motivasi yang mendorong kita lebih giat belajar. Sehingga dari hal itu kita mau tidak mau berusaha keras agar kita mengungguli hasil yang didapat si X. Namun dalam batas yang wajar atau sportif.

Seunmpama anda adalah mahasiswa jurusan hukum anda sebaiknya mencari teman lain dari jurusan yang sama untuk dijadikan rival anda, dengan catatan orang tersebut harus lebih dari anda. Entah itu lebih rajin, lebih pandai, atau bahkan mempunyai IP diatas anda. Karena apa, jika anda mencari orang yang kemampuannya hampir sama dengan anda, hal yang akan anda lakukan untuk bersaing dengan dia sangat tidak berguna. Apalagi lebih parahnya anda bersaing dengan orang yang jelas-jelas dibawah anda. Akan sangat lucu sekali apabila anda tetap lakukan. Atau dengan kata lain mubadzir. Orang yang sedang anda ajak saingan diibaratkan sebagai post-post yang haru anda tempuh agar anda dapat melewatinya. Akan lebih baik tidak hanya berhenti disatu post saja. Jika kita nebdaki sebuah gunung ada beberapa post yang harus kita lalui agar kita sampai kepada tujuan yang sebenarnya yaitu puncak gunung. Jadi sama halnya sebelumnya. Kita harus mempunyai cita-cita dahulu lalu orang-orang yang kita jadikan saingan diibaratkan sebagai post yang harus kita lalui. Tidak hanya satu post tapi ada banyak post yang makin lama makin susah untuk dilampaui. Nah, post itu adalah titik aman agar bisa menuju puncak.

Kesimpulannya adalah kita harus percaya bahwa cita-cita tidak langsung kita dapatkan begitu saja. Namun membutuhkan beberapa tahap yang dalam relitanya tidak mudah untuk dijalani. Semakin lama akan semakin sulit dan rintangan yang dihadapi akan semakin berat. Jika kita benar-benar menginginkan sesuatu yang kita cita-citakan maka berjuang untuk mendapatkan dan jangan sampai menyerah dijalan.

4. Baca Buku-Buku Motivasi
Hal berikutnya yang dapat memotivasi didalam kuliah adalah membaca buku-buku motivasi. Dalam membaca buku motivasi target yang harus diraih adalah “agar kita mendapat motivasi”, hanya itu. Kita tidak perlu mentargetkan haru membaca minimal 50 lembar perhari hanya untuk membaca tapi kita tidak tau inti yang kita baca karena terlalu banyak yang harus dipahami di kepala kita. Tidak perlu seperti itu. Sekali lagi tujuannya adalah “agar kita mendapat motivasi”, titik. Kalupun kita hanya membaca beberapa lembar saja dan kita sudah termovisi ya sudah itu adalah tujuan utama. Silahkan jikalau mau diteruskan atau tidak yang penting target atau kita sudah tercapai.

Pada buku-buku motivasi terdapat cara-cara agar kita bisa memotivasi diri kita sendiri. Didalamnya juga ada cerita atau histori tentang tokoh-tokoh yang spektakuler dalam mendapatkan suatu kesuksesan. Kebanyakan dari tokoh tersebut tidak secara mudah mendapatkan kesuksesan yang telah mereka dapatkan. Namun banyak proses dan perjuangan yang harus ditempuh guna mendapatkan tujuan yang ingin dicapai. Kerja keras adalah kunci utamanya. Menurut Thomas Alfa Eddison, “ dari 100% kesuksesan 99% usaha dan 1% jenius. Orang sepintar Eddison pun mengakui bahwa kerja keras adalah yang paling utama dibanding kepintaran.

Orang yang bernama Thomas Alfa Eddison ternyata kilas hidupnya tidak sehebat yang kita bayangkan. Saat dia berada dibangku sekolah ia adalah salah satu anak yang sangat lambat dalam hal menyerap materi yang disampaikan gurunya. Bahkan para guru Eddison mengatakan dia sangat bodoh untuk mempelajari sesuatu. Maka dari itu dia diajar sendiri oleh ibunya dirumah. Sampai pada karirnya yang menggemparkan dunia dengan penemuan bola lampu, Eddison beribu-ribu kali gagal. Bahkan ada buku yang menyebutkan dia gagal sebanyak 10 ribu kali dan ada juga yang menyebutkan 2000 kali. Entah berapa yang benar namun itu jumlahnya sangat banyak untuk sebuah kegagalan. Bayangkan, terkadang kita gagal sekali saja sudah trauma. Kerja keras Eddison perlu ditiru dalam pencapaian tujuan.

Issac Newton yang terkenal dengan teori apel jatuh ternyata sangat sulit dalam menyelesaikan sekolahnya. Walt Disney yang terkenal dengan Disney Land yang tersebar diseluruh penjuru dunia dan seorang animator yang handal, ternyata pernah dipecat seorang editor karena kurangnya gagasan yang ada dipikirannya. Toh sekarang siapa yang tidak tau Walt Disney atau Disney Land? Hampir seluruh anak didunia tau tentang Walt Disney dan ingin mengunjungi wahana Disney Land. Henry Ford telah mengalami kehancuran 5 kali sebelum dia mengalami kesuksesan dengan perusahaan Ford yang dia naungi sekarang. Bahkan mobil Ford adalah mobil yang ternama didunia. Winston Churchill, mantan perdana menteri Inggris tidak diterima di Universitas Oxford dan Cambridge. Dan masih banyak lagi tokoh-tokoh yang mempunyai kegagalan masa lalu. Dengan kegagalan itu mereka tidak menanggapinya dengan serius, justru mereka gunakan kegagalan atau kelemahan mereka menjadi suatu spirit dalam diri untuk menghasilkan produk yang menggemparkan dunia. Atau dengan kata lain mereka menggunakan kegagalan menjadi motivasi.

Tidak ada salahnya jika kita membaca buku motivasi dan menerapakan cara-cara yang diajarkan buku tersebut dan juga mencontoh para tokoh sukses dalam mendapatkan motivasi hidup.

5. Buat Jadwal Belajar
Buat jadwal belajar secara spesifik dengan toleransi waktu sesuai kebutuhan. Seumpama anda adalah seorang mahasiswa jadwalkan aktifitas anda selama seminggu.

Sebagai contoh, kuliah dari jam 8 pagi sampai 14.00 setelah itu istirahat 2 jam sambil membaca buku. Jam 16 ada les bahasa perancis. Sampai jam 18.00. sehabis sholat maggrib membaca Al-Quran setelah itu makan sambil istirahat. Jam 19.00 sholat Isya’. Malamnya belajar atau membaca buku kuliah dan buku umum sampai jam 22.00. jam 22.00-23.00 resume apa yang sudah dibaca. Tidur jam 23.00-04.30.
Memang terkadang ada acara yang mendadak dan tidak bisa ditinggalkan, kalau demikian kita bisa sedikit merubah jadwal yang telah kita buat. Kita harus bijaksana dalam mengambil keputusan acara mana yang kita dahulukan. Tujuan dari diadakannya jadwal ini adalah bukan sok-sok’an merasa sibuk tapi agar yang luang yang dipunya tidak terbuang begitu saja.

Banyak mahasiswa yang memanfaatkan waktu luang hanya tidur dikamar, maen PS, jalan-jalan sambil cuci mata, nongkrong dan lain-lain. Itu semua adalah hal-hal yang tidak berguna dalam pemanfaatan waktu. Ingat waktu adalah hal yang paling berharga didunia ini setelah orang tua. Waktu tidak akan bisa diganti dengan uang bermilyar-milyar bahkan bertrilyun-trilyun sekalipun. Waktu ibarat anak panah yang melesat sangat cepat bagaikan kilat. Dia tidak akan bisa dipercepat atau diperlambat. Jika anda tidak berharap anak panah itu ditangan anda maka anda tidak akan pernah mendapatkannya. Manfaatkan waktu sebaik mungkin agar tidak menyesal dikemudian.

6. Baca Buku Pedoman Akademis
Bila anda membuka buku pedoman akademis disitu terdapat mata kuliah dan jumlah SKS yang harus ditempuh baik persemester maupun selama kuliah. Disana anda dapat mengira-ira berapa SKS yang harus diambil pada semester depan, depan, dan depannya lagi. Perlu strategi untuk memikirkan kedepan nasib kuliah anda. Maka dari itu memikirkan hal yang akan terjadi selama anda kuliah perlu dipikirkan sejak dini. Karena ini menyangkut masa depan anda.

Saat anda membaca tiap mata kuliah dari semester 1 sampai semester akhir, hitung berapa jumlah SKS yang telah anda tempuh. Setelah itu cari selisih jumlah SKS yang telah anda tempuh dengan total keseluruhan SKS. Disitu anda akan mendapatkan berapa jauh lagi perjalanan yang harus anda tempuh dalam perkuliahan (dalam satuan SKS). Lalu bayangkan jumlah SKS yang harus anda raih di tiap semesternya agar anda bisa lulus sesuai target. Nah… saat itulah ada semacam motivasi yang keluar pada diri anda sendiri untuk bekerja keras mengejar jumlah SKS persemester yang harus anda raih agar anda bisa lulus sesuai dengan target yang anda harapkan. Anda harus memikirkan bahwa anda harus tepat sasaran pada target yang sudah anda rencanakan. Karena itu anda patut bekerja keras.

Jika terdapat semester yang tidak cocok dengan planning anda maka anda bisa merubahnya sedemikian hingga sesuai dengan harapan anda. Yang pasti target yang anda rencanakan bernilai positif. Maksudnya adalah planning anda tidak membuat anda menjadi berleha-leha atau santai-santai waktu kuliah. Namun dengan target itu diharapkan anda bisa menyelesaikan kuliah sesuai dengan target lulus jurusan.

Ditiap semester ada jumlah paket SKS yang harus dijalani. Usaha minimal yang anda lakukan setidaknya mengambil paket SKS tersebut. Toh jika ada kelebihan SKS dan anda bisa mengambil semester atas itu adalah sebuah anugerah. Dalam balap lari atau balap karung mencuri start ada punishment tapi dalam hal belajar jika kita lebih awal untuk mempelajai suatu hal akan lebih baik. Berarti hal yang seharusnya kita belum tahu tapi kita sudah mengerti tinggal kita mempelajari hal baru.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s