Diskusi, Diskusi, Dan Diskusi

Diskusi adalah sebuah obrolan yang dilakukan sekelompok orang dengan tema obrolan yang menjurus pada suatu hal. Diskusi tidak hanya dilakukan secara formal tapi secara informalpun sah-sah saja. Diskusi bisa diartikan dengan ngegosip. Namun gossip yang diangkat tidak seperti ibu-ibu PKK yang sedang bercuap-cuap ria. Tema atau gossip yang biasa diangkat adalah seputar berita-berita yang up-to-date, gejala social politik, mata kuliah dan sebagainya. Namun lain dengan ibu-ibu PKK paling-paling Cuma ngegosipin tentang tayangan infotainment, orang lain, dan masalah dapur.

Sulit memang membudayakan diskusi diantara mahasiswa. Ada kecenderungan mahasiswa yang “ecek-ecek” kalau berkumpul paling-paling ngobrolin tentang cewek/cowok (Hallllah… Opppooooo kuwi). Itulah contohnya mahasiswa ecek-ecek. Namun beda halnya dengan mahasiswa yang akademisi yang cenderung untuk berdiskusi masalah akademik. Apalagi mahasiswa aktifis… Behh… rumit lagi tuh…bisa ngobrolin apa aja termasuk organisasi, social, politik, dan lain-lain.

Sulit menumbuhkan rasa peduli diskusi kalau tidak ada yang memulai. Sebenarnya hal untuk memancing forum diskusi adalah masalah. Secara sederhana masalah dapat dicari dari fenomena yang sedang terjadi. Sehingga dari pemikiran tersebut timbullah suatu tanda Tanya besar. Nah… dari situlah forum diskusi bisa terwujud. Langkah selanjutnya adalah membahas tema tersebut sehingga didapatkan suatu komunikasi bersama untuk memecahkan permasalahan yang ada. Akan lebih baik apabila diskusi diakhiri dengan pertanyaan besar yang masih menggantung dikepala. Dengan begitu tiap person akan tetap berfikir untuk mencari dan mencari jawaban yang seharusnya terwujud.

Sebenarnya kalau kita menilik lebih jauh lagi toh fungsi diskusi adalah melatih cara berkomunikasi kita kepada orang lain. Selain itu diskusi juga bisa mengajarkan kepada kita untuk berani menyampaikan pendapat. Entah pendapat kita benar ataupun salah. Yang penting berani (lebih cepat lebih baik). Meskipun tujuan awal dari diskusi ingin menyelesaikan masalah. Akan tetapi secara tidak langsung itu akan melatih gaya bicara seseorang (retorika).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s