Bagaimana Indonesia Bisa lepas dari Krisis ?

Indonesia mengalami krisis moneter yang berkepanjangan dari tahun 1998 sampai sekarang. Dampaknya langsung membentur keadaan ekonomi rakyat. “yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin” adalah semboyan yang pantas untuk mencerminkan rakyat di negeri ini. Kebobrokan Negara ini muncul akibat pribadi bangsa. Sebenarnya kalau kita merujuk ke Negara yang melakukan independensi asset (seperti jepang, Venezuela, cuba) dalam pengelolaan SDM dan SDA insyaAllah Negara ini akan makmur bahkan bisa menjadi Negara yang paling makmur sedunia. Mengapa tidak?

Jepang yang unggul dalam teknologi tetapi lemah dalam agraris. Amerika yang kuat dalam pertahanan ternyata juga lemah dalam agraris dan tambang. Kita lihat saja begitu melimpah kekayaan Indonesia dari sabang sampai merauke. Dari hasil tambang, kekayaan hutan, hasil laut, dll. Pantas saja pada jaman dulu bangsa eropa dan jepang ingin sekali menguasai Indonesia. Karena mereka lihat Indonesia mempunyai banyak kekayaan. 4 abad Indonesia dijajah bangsa eropa dan jepang. Ini merupakan penghinaan besar dalam sejarah bangsa Indonesia. Banyak kekayaan alam, kebudayaan, nyawa, tenaga dirampas pada saat itu. Namun akankah itu terampas kembali dengan metode penjajahan baru dunia?

Yang harus diperbuat pemerintah dalam memperbaiki perekonomian Indonesia adalah:
1. Memberantas KKN dikalangan pejabat. Indonesia menduduki peringkat 111 sedunia dalam kasus kosursi. Di ASEAN Indonesia hanya menang dari Filipina dan Thailand. Hal ini jelas-jelas bukan manusiawi lagi ketika seorang pejabat memasukkan uang rakyat kekantongannya sendiri. Maling sabun saja dipenjara 14 hari bagaimana dengan maling uang rakyat?
2. Apresiasi terhadap putra bangsa yang mempunyai prestasi harus lebih diperhatikan. Selain SDA yang melimpah sebenarnya Indonesia mempunyai manusia-manusia yang tidak kalah unggul dari orang amerika maupun eropa. Banyak sarjana, magister , dan doctor lulusan luar negeri dirasa sangat cukup untuk mengelola asset dalam negeri. Tidak perlu menggantungkan kepada orang asing kalau hanya mengurusi rumah sendiri.
3. Idealisasi asset bangsa dan penghapusan penanaman modal asing. Hal ini sangat dibutuhkan dalam pengelolaan kekayaan Negara yang sangat melimpah. Di tulisan sebelumnya (neo liberalism) telah dibeberkan dampak dari penanaman modal asing yang lebih menguntungkan asing dari pada tuan rumah. Memang Dibutuhkan ketegasan pemerintah dalam hal ini.
4. Indonesia adalah Negara agraris dan maritime maka 2 sektor ekonomi tersebut harus dioptimalkan karena banyak mayarakat yang menggantungkan hidupnya pada sector itu. Realitanya banyak sawah yang dijadikan perumahan dan gedung bertingkat. Lama kelamaan sawah akan jarang ditemukan lalu Indonesia akan menggantungkan beras dari luar negeri yang hasilnya banya petanik yang kehilangan mata pencaharian.
5. Pemberian modal kepada masyarakat kecil untuk berwira usaha. Kepedulian pemerintah terhadap usaha mikro merupakan awal dari tumbuhnya perekonomian rakyat.
6. Penyamaan derajat antara pengusaha kecil dan pengusaha besar.
7. Mengurangi import dan meningkatkan eksport.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s