Mobil Baru Buat Pejabat Baru

Pejabat RI layak untuk bersenang-senang dengan diadakannya mobil baru untuk dinas. Mobil yang berjumlah 150 buah tersebut langsung diimport dari Jepang. Dengan anggaran 1,3 milyar per mobil pantas untuk dikatakan sebagai mobil mewah. Toyota Crown yang menjadi seri dari mobil tersebut di Jepang seharga 400an juta rupiah. Namun setelah masuk ke Indonesia menjadi 1,3 milyar setelah terkena bea cukai.

Setelah dikroscek, Mensesneg mengatakan bahwa mobil yang ditaksir berharga 1,3 milyar tersebut tidak terlalu mewah. Itu adalah mobil yang standard untuk kelas pejabat. Ia juga membanding-bandingkan dengan pejabat gubernur yang ada di daerah yang sudah menggunakan mobil itu dari dulu. Mobil baru tersebut bertujuan untuk menggantikan Toyota Camry yang sudah 5 tahun dipakai. Mobil yang dinyatakan harus sudah diganti oleh Mensesneg tersebut bernilai 650 juta.

Apakah layak Anggaran dana yang berjumlah 195 milyar hanya digunakan untuk membeli mobil dinas? Sedangkan masih banyak rakyat miskin yang hanya untuk makan saja masih mengais tak tau kemana. Perlu dipertanyakan UUD yang menyatakan “fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh Negara”. Dalam hal apakah pemeliharaan yang telah disebut. Toh realitanya banyak fakir miskin yang berkeliaran di Negara ini.

Ditambah lagi kebijakan untuk menaikkan gaji pejabat pada awal 2010 menambah kemirisan terhadap bangsa ini. Kasarannya belum bekerja saja sudah menginginkan gaji naik. Mana kinerjanya? Bukankah buruh saja perlu waktu bertahun-tahun untuk mendapatkan kenaikkan gaji? Ketidak seimbangan antara kaum atas dan kaum bawah sangatlah kentara disini. Dimana pejabat yang Cuma tidur saat mengikuti rapat DPR digaji berjuta-juta sedangkan rakyat miskin rela tidak tidur hanya untuk mencari sesuap nasi.

Sebuah potret yang nyata tapi tidak manusiawi tergambar pada negeri ini. Dewan Perwakilan Rakyat yang “katanya” sebagai penyambung aspirasi rakyat seakan lupa dan terlena akan kenyamanan yang ada di puncak jabatan. Siapa yang dapat dipercaya dalam mengurusi Negara kalau realitanya seperti ini???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s