Nuansa Memori Kala SMP (SMP N 3 Solo)

Subhanallah dari awal buat blog saya tidak pernah menulis artikel dengan tema curhat tapi sekarang mengesampingkan dulu unsure idealism pada diri. Masa-masa yang menyenangkan, susah, sedih, haru, dan bermacam-macam menyatu dalam satu bio harddisk yang tertanam di kepala manusia. Alhamdulillah Allah telah memberikan ingatan kepada manusia untuk mengingat kembali apa yang telah terjadi di masa lalu. Sehingga manusia bisa mencari file-file yang telah lama tersimpan.

Setiap manusia tentu punya memori yang beragam yang terekam diotaknya. Tergantung seberapa menarik dan focus manusia tersebut merekamnya pada waktu itu. Namun manusia juga mempunyai kelemahan untuk mengingat apa yang mereka lakukan pada waktu dibawah umur 4 tahun. Tidak apalah, toh memori di atas umur itu juga tidak kalah menyenangkan dari padanya.

Kenangan kala SMP
Saat membuka album kenangan yang diberikan 6 tahun lalu tepatnya pada tahun 2004 seakan terbawa lorong waktu yang memaksa untuk kembali mengenang memori yang telah lama tidak digubris oleh otak ini. Lembar demi lembar yang saya buka ternyata mengisahkan tentang apa yang saya lakukan bersama poto orang yang tertera pada album tersebut. Tidak hanya itu otak ini seakan memaksa kembali ulasan rekaman pada tahun 2001 sampai tahun 2004. Wah… banyak sekali memang. Mulai dari hal-hal yang mengesankan sampai hal yang menjengkelkan.

Setiap lewat disamping sekolah itu ingin sekedar mampir untuk bernostalgila tapi tidak lengkap rasanya jika tidak ditemani kawan seperjuangan yang dulu ada disana. Sekarang bangungan yang tua itu berubah menjadi lebih kokoh. Tampak hebat dan mewah dari luar Juga berkualitas. Berbeda sekali dengan dulu. Perubahan- perubahan terlihat disanan-sini. Dibongkarnya lahan parkir yang dulu menjadi pelampiasan kejenuhan ketika pelajaran pun sekarang sudah disulap menjadi taman kota.

Kebiasaan yang menarik dan hanya pada grup kami yang dilakukan pada saat pulang sekolah ada bermacam-macam. Kelas satu kami (Mitul, Paijo, saya, Fajri) pasti sholat bersama dahulu di mushola kecil samping aula (atau samping ruang gamelan). Dan waktu kelas 3 kami (saya, aris, alpin, Ardias, Ahmad Ali, Bos Choy alias Septa, Adi Darmana, Anggita Abimanyu, Aditya Cahyo) setiap pulang sekolah tidak langsung pulang. Tapi kami membeli jajanan yang dijajakan didepan sekolah. Cara membelinya yang unik yaitu dengan menggilir orang yang membeli dengan uang bantingan. Tampak malu kadang membeli jajanan sebanyak orang itu di bawa ke kelas. Namun bagaimana lagi ini sebuah komitmen bersama.

Namun pasti semua kini sudah berpencar entah kemana. Semua sudah dewasa dan menentukan kehidupannya sendiri. Ada yang masih di Solo, ada yang di Jogja, Bandung, Semarang, Surabaya, bahkan ada yang di Malaysia. Ada yang masih sekolah ada juga yang sudah kerja dan menikah. Subhanallah. Kapan kita bisa bertemu kembali kawan? Merangkai celotehan yang dulu terlontar dari mulut kecil kalian. Mengenang bersama apa yang telah kita lakukan selama 3 tahun hidup di sebuah sekolah di tengah kota Solo. Satu harapan yang bisa terucap hanya ingin bertemu kembali dengan wajah yang sudah dewasa dan otak yang bukan berisi kesenangan masa kanak-kanak. Saat itu pasti muncul ditengah-tengah kita.

Sebuah Curhatan yang tentu banyak disiratkan oleh kawan-kawanku disana.
Andy Tri (Alias Andy Poo)
No. Induk 13.322
Kelas 1C, 2F, 3B
Masuk Angkatan 2001
Keluar tahun 2004

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s