Fatwa Ngeblog

Blog sebagai personal web mampu dirasa mampu bersaing dengan tren facebook atau twiter yang lebih diminati orang. seperti tulisan sebelumnya yang berjudul Materi Untuk Tulisan Blogak sebenarnya banyak hal yang bisa dilakukan oleh web ini. Kalau pun dengan situs jejaring layaknya facebook, twiter, dan lain sebagainya dapat menambah teman dengan blog pun temen-temen juga bisa melakukan hal demikian.

Sarana aktualisasi diri dengan tulisan lebih mengandung unsure kualitas pribadi dibanding dengan hanya menulis 1 kalimat postingan yang kadang bermutu dan kadang tidak bermutu. Namun kenyataannya memang banyak pengguna situs jejaring hanya ikut-ikutan tren yang ada. Masih teringat tentang friendster yang pernah booming pada waktu lalu tapi sekarang tak terdengar lagi gaungnya.

Sarana pendidikan jurnalistik dalam hal ini adalah menulis bisa di pelajari lalu di praktekkan secara langsung dengan adanya blog. Menulis tidak membutuhkan keterampilan khusus. Menulis tidak ubahnya seperti computer dengan alat yang bernama printer bisa mencetak apa yang ada didalam otak computer tersebut. Jika seseorang bisa berfikir maka ia pasti juga bisa menulis.

Bloger atau sebutan orang yang menulis diblog menjadi lebih kreatif dalam mengembangkan pola fikir tulisan apa yang harus mereka tulis. Cukup dengan sedikit berfikir kemudian tuangkan dengan bahasa tulisan maka itu merupakan print out dari otak manusia.

Ngeblog bisa menjadi hobi yang bisa memperkaya intelektualitas. Karena unsure intelektualitas ada 4 yaitu: membaca, diskusi, menulis, aktualisasi. Dengan ngeblog temen-temen juga bisa lebih tau tentang dunia luar. Karena blog tidak lepas dari tulisan. dengan ketika temen-temen punya kawan di blog maka mau tidak mau temen-temen juga harus membaca postingan di blog kawan temen-temen. Tukar informasi yang tidak sekedar satu, dua kalimat yang biasa dilakukan di situs jejaring membuat berita tersampaikan secara penuh tidak setengah-setengah.

Karena manfaat dari blog lumayan sedikit tapi sangat besar adanya maka tidak ada salahnya jika memulai untuk menuangkan isi otak ke dalam tulisan. Orang lain pun bisa membaca dan mengetahui apa yang kita fikirkan. Poin pembelajaran jurnalistik sangat kental di dalam blog jika kita terus dan terus menggali inspirasi lalu mencetaknya dalam bentuk tulisan.

2 thoughts on “Fatwa Ngeblog”

  1. wah pake fatwa segala’
    tampilan ghozaliums.co.cc dah jadi, walau masih banyak yg harus di reconstruksi

    silahkan ngelink punya kita, punya mas udah tak link kan.hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s