Simpan Uang di Bank Tidak Aman Lagi

Kemajuan teknologi yang semakin pesat bisa berdampak baik atau sebaliknya. Dengan teknologi manusia bisa mempermudah hidup dan dengan teknologi manusia semakin pintar untuk berbuat kejahatan. Begitu cerdik memang perampok jaman modern ini. Mereka bertindak sangat halus untuk melancarkan kejahatannya.

Baru-baru ini Indonesia dikejutkan dengan aksi kriminalitas perbankan berupa pencurian uang di bank. Modus operandinya bukan seperti difilm Batman return dengan membuang peluru dan menghilangkan nyawa orang. namun kegiatan perampokan uang di bank ini dilakukan secara rapi. ATM yang menjadi media aksi perampok berdasi putih tersebut menggunakan alat berupa Skimer, spycam, dan kartu ATM palsu. Skimmer yang berfungsi mengkopi data dari pita magnetik ATM nasabah, spycam untuk mengetahui PIN dari kartu ATM, dan Katu ATM sebagai media kopi data setelah data ATM dari nasabah sudah didapatkan.

Menurut saya pribadi kejahatan ini bukan kejahatan orang perorangan, tapi ada sindikat pembobol uang yang sudah terorganisir dibalik itu semua. Bahkan di beberapa media disebutkan tindak criminal ini ada campur tangan dari pihak asing berwarga Negara Kanada.

Tidak sedikit nasabah di berbagai bank yang dirugikan oleh tidak criminal tersebut. Satu per satu dari mereka melaporkan diri ke polisi atas kehilangan uang saat menyimpan di bank. Beberapa nasabah awalnya ingin mengambil uang melalui ATM tapi setelah di cek uang sudah raib. Bahkan ada nasabah di Jakarta yang kehilangan uang sampai Rp 90.000.000,-.

Kasus ini sudah di tangan penegak hokum dan akan di proses. Tinggal tunggu tindak lanjut yang diharapkan masyarakat untuk menjerat perampok. Sebenarnya modus ini adalah salah satu dari cara-cara kejahatan dalam perbankan. Adapaun modus hipnotis, penjahat mengaku sebagai costomer service, bahkan sebelum membuka rekening di pun calon nasabah harus seksama dan teliti dalam memahami isi perjanjian dan peraturan yang tertera pada penawaran bank tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s