Serba-serbi batik

Batik merupakan hasil kebudayaan tak benda yang dimiliki Indonesia. Hal ini sesuai dengan dikukuhkannya batik oleh lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa dibidang kebudayaan yaitu UNESCO pada serangkaian kegiatan 28 September 2009 sampai 2 Oktober 2009 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Sejarah batik tidak lepas dari perkembangan kebudayaan kerajaan-kerajaan jawa dan penyebaran ajaran Islam di Jawa. Majapahit dikenal sebagai masa asal mula batik. Dahulu kala membatik merupakan kegiatan yang dilakukan didalam Kerajaan atau keraton itupun hanya untuk pakaian raja. Namun lambat laun batik mulai meluas dikerjakan oleh warga karena banyaknya abdi dalem yang tinggal diluar keraton. Dari hal tersebut batik mulai dikenal oleh masyarakat. Kebanyakan dari pembatik merupakan wanita yang mengisi waktu senggang.

Bahan dasar batik adalah kain putih yang waktu itu ditenun sendiri, malam/lilin, pewarna alami seperi kunir, pohon mengkudu, tinggi, soga, nila dan menggunakan canting sebagai alat menuliskan malam cair diatas kain. Proses pembatikan dengan cara tradisional atau terkenal dengan batik tulis dimulai dengan menggambar pola yang selanjutnya diikuti menuliskan malam cair diatas pola lalu merendamnya dengan air panas yang sudah diberi pewarna alami. Setelah itu rendam kain dengan air panas yang bertujuan menghilangkan malam/lilin yang masih melekat. Tahap terakhir batik dijemur. Pada abad 20 muncul metode batik dengan cara cap. Hal ini lebih sederhana dari segi pengerjaan dari pada batik tulis. Meskipun metode ini lambat laun menggeser eksistensi batik tulis.

Batik solo sangat terkenal dari segi corak dan pola tradisional. Pola yang masih diangkat adalah sidomukti dan sidoluruh. Perkembangan batik solo tidak lepas dari Kyai Hasan Basri yang merupakan pengasuh pondok pesantren Tegalsari, Ponorogo. Waktu itu Kyai Hasan Basri menyunting putri keraton Solo hingga akhirnya dibawalah putri beserta iring-iringannya tersebut ke tegalsari. Mulai dari sana batik Solo mulai meluas ke luar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s